Bangi, Malaysia, [14 April 2025] – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan kerja ke Fakulti Pergigian Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) guna menindaklanjuti implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani kedua institusi pada tahun 2023. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran mahasiswa.
Delegasi FKG UMS Diterima oleh Fakulti Pergigian UKM
Delegasi FKG UMS terdiri dari:
drg. Ikmal Hafizi, MDSC, Sp.Ort (Kepala Program Profesi drg)
drg. Cahyani, Sp.KG (Ketua Bidang Kerjasama)
Dr. drg. Noor Hafida Widyastuti, Sp.KG (Ketua Dental Education Unit)
Sementara itu, pihak Fakulti Pergigian UKM diwakili oleh:
Prof. Madya Haslina binti Rani (Bidang Kerjasama, Dental Public Health)
- Mohd. Zulkifli Bin Kassim(Bidang Student Exchange)
Dr. Hetal Ashvin Kumar (Bidang Kerjasama dengan FKG UMS)
Agenda Kunjungan
Kegiatan diawali dengan perkenalan dari masing-masing institusi, dilanjutkan dengan presentasi singkat mengenai profil dan capaian terbaru dari Fakulti Pergigian UKM dan FKG UMS. Selanjutnya, kedua belah pihak melakukan diskusi mendalam mengenai program-program konkret yang akan dilaksanakan dalam kerangka kerjasama MoU tersebut.
Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
Pertukaran Mahasiswa dan Dosen: Program student exchange dan visiting lecturer untuk meningkatkan eksposur akademik internasional.
Kolaborasi Penelitian: Peluang riset bersama di bidang kedokteran gigi, termasuk publikasi ilmiah di jurnal bereputasi.
Pengembangan Kurikulum: Berbagi praktik terbaik dalam pengajaran dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran gigi.
Program Kemitraan Klinik: Kerjasama dalam pelayanan kesehatan gigi masyarakat dan pengabdian bersama.
Komitmen untuk Implementasi Nyata
drg. Cahyani, Sp.KG, selaku Ketua Bidang Kerjasama FKG UMS, menyatakan, “Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kerjasama yang telah disepakati tidak hanya di atas kertas, tetapi benar-benar diimplementasikan dengan program-program yang bermanfaat bagi kedua institusi.”
Sementara itu, Prof. Madya Haslina binti Rani dari UKM menekankan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia dalam pengembangan ilmu kedokteran gigi. “Kami sangat antusias menyambut kerjasama ini dan berharap dapat segera merealisasikan program-program yang telah dibahas,” ujarnya.
Langkah Selanjutnya
Kedua pihak sepakat untuk segera menyusun rencana aksi (action plan) yang mencakup timeline dan tanggung jawab masing-masing institusi. Diharapkan, dalam waktu dekat, program pertama seperti pertukaran mahasiswa dan dosen dapat segera dilaksanakan.
Penutup
Kunjungan ini menandai babak baru dalam kerjasama FKG UMS dan Fakulti Pergigian UKM, dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan akademik dan profesionalisme di bidang kedokteran gigi di kedua negara.
