Surakarta, 15 Juli 2025 – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhamad Luqman Khakim, berhasil meraih pendanaan Program Pengembangan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk kategori Makanan dan Minuman. Proposalnya yang berjudul “Yogurt Pengontrol Diabetes Melitus Tipe 2 dari Ekstrak Daun Pakis” dinilai inovatif dan berpotensi besar dalam membantu penderita diabetes.
Inovasi Yogurt Fungsional untuk Kesehatan
Luqman mengembangkan yogurt yang diperkaya dengan ekstrak daun pakis (Diplazium esculentum), tanaman lokal yang memiliki kandungan antioksidan dan senyawa antidiabetes. Produk ini dirancang tidak hanya untuk penderita diabetes, tetapi juga sebagai pencegahan bagi masyarakat yang berisiko tinggi. Selain bernilai kesehatan, yogurt ini juga memiliki cita rasa yang disesuaikan agar diterima luas oleh konsumen.
Dukungan dari FKG UMS dan Proses Seleksi Ketat
Proposal Luqman berhasil lolos seleksi ketat P2MW, yang menilai kelayakan bisnis, keunikan produk, dan dampak sosial. drg. Ana Riolina, M.PH, dosen pembimbing Luqman, menyatakan kebanggaannya. “Ini membuktikan bahwa mahasiswa FKG UMS tidak hanya unggul di bidang klinis, tetapi juga mampu berinovasi dalam pengembangan produk kesehatan,” ujarnya.
Prestasi ini menegaskan peran FKG UMS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang kedokteran gigi, tetapi juga peka terhadap inovasi kesehatan multidisiplin.
