Surakarta, 26 Juli 2026 – Dalam rangka menyongsong semester gasal tahun akademik 2026/2027, Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menggelar Workshop Pengembangan Kurikulum Minor dan Camp Revisi Modul Profesi. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 22–24 Juli 2026 ini, diikuti oleh seluruh Dokter Gigi Pendidik Klinis di lingkungan FKG UMS.
Workshop ini merupakan agenda strategis tahunan yang bertujuan untuk melakukan pemutakhiran dan penyempurnaan kurikulum, khususnya pada mata kuliah minor serta modul pembelajaran profesi. Dengan mengusung semangat kolaborasi, para pendidik klinis dilibatkan secara aktif dalam diskusi intensif guna merumuskan materi ajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran gigi terkini.
Dekan FKG UMS dalam sambutannya menyampaikan bahwa revisi modul ini menjadi keniscayaan di tengah pesatnya kemajuan teknologi kesehatan dan perubahan pola layanan kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa lulusan profesi dokter gigi UMS tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya saing dan kepekaan sosial yang tinggi. Workshop ini adalah wadah untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan layanan kesehatan masa depan,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta membahas secara mendalam berbagai aspek, mulai dari penyederhanaan capaian pembelajaran, penyesuaian metode evaluasi klinis, hingga integrasi nilai-nilai etis dan humanis dalam setiap modul praktik. Tak hanya itu, diskusi juga menyoroti pentingnya penguatan kurikulum minor yang diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan interdisipliner, seperti manajemen praktik, komunikasi efektif, dan literasi digital di bidang kesehatan.
Hasil dari workshop ini akan segera diimplementasikan pada semester gasal 2026/2027 mendatang. Dengan langkah strategis ini, FKG UMS berkomitmen untuk terus melahirkan dokter gigi yang profesional, kompeten, dan siap mengabdi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
