Surakarta – Alhamdulillah, rangkaian ujian mentoring bagi mahasiswa Angkatan 2025 di lingkungan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) telah berlangsung dengan lancar pada hari Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi puncak dari program pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang telah dijalani oleh para mentee (peserta mentoring) selama satu periode penuh.
Ujian mentoring kali ini dirancang dalam dua bentuk yang saling melengkapi, yakni pembuatan video AIK dan ujian lisan membaca Al-Qur’an. Kedua komponen ini tidak hanya menjadi instrumen evaluasi, tetapi juga sarana untuk mengukur pemahaman, kreativitas, serta kemampuan spiritual mahasiswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pada sesi pembuatan video AIK, para mentee ditugaskan untuk memproduksi konten video yang memuat gagasan-gagasan menarik seputar Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sesuai dengan pemahaman mereka selama mengikuti materi mentoring. Tugas ini bertujuan untuk melatih kreativitas, kemampuan editing, serta keterampilan menyampaikan pesan-pesan dakwah dan nilai-nilai Islami secara komunikatif dan kekinian. Melalui proses ini, mahasiswa tidak hanya diajak memahami materi secara teoretis, tetapi juga mengemasnya dalam bentuk karya audiovisual yang inspiratif dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Sementara itu, ujian lisan membaca Al-Qur’an menjadi momen penting untuk menguji kelancaran, kefasihan, serta penerapan hukum tajwid dan makharijul huruf dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an pilihan secara tartil. Ujian ini merupakan wujud nyata dari visi besar program mentoring, yaitu “Literasi Bebas Buta Huruf Al-Qur’an” , sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan pendampingan intensif yang telah diberikan oleh para mentor selama dua semester.
Para mentor yang telah mendampingi mentee selama satu periode juga turut merasakan kebanggaan melihat perkembangan signifikan yang ditunjukkan oleh peserta bimbingan mereka. Mulai dari peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an hingga pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, semua menjadi bukti nyata bahwa program mentoring telah berjalan dengan efektif.
Melalui ujian ini, FKG UMS berharap seluruh mahasiswa Angkatan 2025 tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan profesi kedokteran gigi, tetapi juga memiliki fondasi keimanan dan akhlak yang kuat sebagai bekal mengabdi kepada masyarakat. Program mentoring AIK menjadi salah satu pilar utama dalam membentuk karakter lulusan UMS yang unggul, Islami, dan berdaya saing global.
Terima kasih kepada seluruh mentor dan mentee yang telah berproses, belajar, dan bertumbuh bersama selama satu periode ini. Semoga ilmu yang telah dipelajari menjadi bekal untuk terus memperbaiki diri, menguatkan iman, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Sampai jumpa pada langkah-langkah kebaikan berikutnya.
